Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Desember 2015

Sang Bunga



“SANG BUNGA”
Karya : Nurfatma Rohimah

Hanya ada satu waktu tuk mencatat
Selesainya harus membuka halaman baru
Biar ku doakan tak kunjung selesai
Hanya ada satu kata untuk seseorang
Dialah sang bunga yang berharap mekar

Saktilah sang waktu untuk anugerah
Tak terasa dan tak terhitung
Sekalipun menghitung tiada ingat
Raga bunga kini penasaran
Apa yang nantinya disiramkan

Kan ku catat satu untuk bunga
Di dalam halaman baru itu
Hanya ada satu
Semoga kau mekar

Garut, Oktober 2015

Sabtu, 05 Desember 2015

Keindahan Indonesiaku

https://indone5ia.files.wordpress.com/2011/04/travel-indonesia-06-19-0857907_31633_600x450.jpg

Keindahan Indonesiaku
Nyiur semampai di ujung utara
Paru-paru kehidupan gagah tegak berdiri
Hamparan hijau nan sejuk
Tak henti pesona itu menyulapku

Di sana
Saat burung-burung camar bercanda riang
Terbang menuju peristirahatan sang mentari
Deburan ombak memecah kesunyian
Ada cerita diantara pasir putihnya

Aku menantang langit
Merasakan sedikit demi sedikit anugerah yang diturunkannya
Terjatuh pada tanah penyubur kehidupan
Tempat aku dilahirkan

Keajaiban itu menghampiri saat aku membuka mata
Merasakan udara, aku menikmatinya
Ketika aku berdiri
Di pijakan Indonesia Raya

Kamis, 01 Oktober 2015

Halteu

Di malam yang sepi ini aku berjalan sendirian
Menuju sebuah tujuan, namun tidak pasti akan bisa aku capai
Kapan? Entahlah
Aku hanya berjalan

Tepat saat persimpangan
Ada halteu untuk peristirahatan
Aku berhenti berjalan

Menatap bus-bus yang berlalu
Melihat orang lain yang pergi melaju
Menuju tujuan mereka
Bersama

Malam semakin pekat
Aku bisa merasakan hembusan angin
Menyuruhku pergi
Entah kemana

Harusnya aku berhenti menatap
Saatnya melaju bebas
Dengan helikopterku
Tanpa halteu

Rabu, 16 September 2015

Like The Rain



Aku selalu menikmati
Tetes demi tetes air hujan yang menerpa kehidupanku
Membiaskan air mata yang tak ku sadari telah mengalir
Merasakan perih yang seakan menjadi
Tak pernah ada yang tahu
Hatiku menangis diiringi melodi indah itu
Teringat kenangan yang pernah tersimpan di arsip duka dan bahagia
Membawa serta orang-orang yang pernah tertulis di dalamnya
Tentang diriku...
Tentang dirimu...
Yang pernah mengisi sebagian kisahku
Meski tak akan pernah seindah kisah yang lainnya
Yang enuh kebisuan dan tanda tanya
Ketika hujan itu
Tubuhku yang telah basah kuyup
Tetap tersenyum
Setidaknya ada sedikit kebahagiaan di sana
Hujan yang menjadi saksi rapuhnya diri ini
Tapi saat ini berbeda
Tak seperti orang lain yang menghindar
Aku ingin masuk ke dalamnya
Ada banyak kisah yang ingin ku ukir lagi
Bersama air hujan yang mulai mengering
Ada pelangi setelahnya
Terlukiskan indah di pelupuk mata
Aku tetap terjaga agar tak terulang kembali
Namun, apakah kisah ini berada dalam pelangi yang sewarna?